πͺπ΄π΄πͺπ΄π΄πͺπ΄π΄
πONE DAY ONE SIROHπ
π¬MATERI 511
π Hadiah untuk Rasulullah SAWπ
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengangguk, "Ya."
Beliau pulang merapikan dan melipat kain itu. Setelah itu beliau kembali dan memberikannya kepada orang yang meminta. Orang itu senang bukan main. Namun beberapa sahabat mengecamnya, "Alangkah indahnya kain itu. Telah dipakai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam dan engkau minta. Kita tahu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak akan menolak permintaanmu."
Orang yang mendapatkan itu berkata, "Demi Allah aku memintanya bukan untuk aku pakai. Kain ini akan aku jadikan sebagai kain kafanku nanti jika aku mati."
Apa yang diharapkan orang itupun terjadi. Ketika ia mati, kain bersulam indah itulah yang menjadi kain kafannya.
Kemurahan dan keteladanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu dibarengi dengan kebersihan jiwa dan ketulusan cinta. Tidak pernah beliau memberi dengan muka masam atau bersungut-sungut. Jabir bin Abdullah berkata, "Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam kalau diminta oleh sesama tidak pernah menolak dan atau mengatakan tidak."
Senyum kepada saudara muslim kita adalah sedekah. Dalam Hadits Riwayat Bukhari, Jarir bin Abdullah berkata, "Belum pernah aku melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam atau Rasulullah melihatku sejak aku masuk Islam, kecuali beliau dalam keadaan tersenyum. Sampai-sampai banyak orang yang berada di dekat beliau mengira bahwa dialah yang paling akrab dengan Rasulullah SAW Allahu Alaihi Wasallam.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 511
πππππππππ
πONE DAY ONE SIROHπ
π¬MATERI 511
π Hadiah untuk Rasulullah SAWπ
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengangguk, "Ya."
Beliau pulang merapikan dan melipat kain itu. Setelah itu beliau kembali dan memberikannya kepada orang yang meminta. Orang itu senang bukan main. Namun beberapa sahabat mengecamnya, "Alangkah indahnya kain itu. Telah dipakai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassallam dan engkau minta. Kita tahu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak akan menolak permintaanmu."
Orang yang mendapatkan itu berkata, "Demi Allah aku memintanya bukan untuk aku pakai. Kain ini akan aku jadikan sebagai kain kafanku nanti jika aku mati."
Apa yang diharapkan orang itupun terjadi. Ketika ia mati, kain bersulam indah itulah yang menjadi kain kafannya.
Kemurahan dan keteladanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu dibarengi dengan kebersihan jiwa dan ketulusan cinta. Tidak pernah beliau memberi dengan muka masam atau bersungut-sungut. Jabir bin Abdullah berkata, "Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam kalau diminta oleh sesama tidak pernah menolak dan atau mengatakan tidak."
Senyum kepada saudara muslim kita adalah sedekah. Dalam Hadits Riwayat Bukhari, Jarir bin Abdullah berkata, "Belum pernah aku melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam atau Rasulullah melihatku sejak aku masuk Islam, kecuali beliau dalam keadaan tersenyum. Sampai-sampai banyak orang yang berada di dekat beliau mengira bahwa dialah yang paling akrab dengan Rasulullah SAW Allahu Alaihi Wasallam.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insyaallah
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 511
πππππππππ
Comments
Post a Comment