π΄πͺπ΄ππ΄πͺπ΄πͺπ΄
⛱ONE DAY ONE SIROH⛱
π¬MATERI 503
π Doa Rasulullah SAW untuk Bundanya π
"Kemudian aku minta izin untuk menziarahi makamnya, lalu aku diizinkan. Maka ziarahilah kuburan karena itu akan mengingatkanmu pada kematian."
Kecintaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada kaum kerabatnya sangat besar. Beliau rela dicaci dan disiksa oleh paman
-pamannya sendiri dalam upaya menyelamatkan mereka kelak dari siksa neraka.
Beliau pernah menyeru seluruh keluarganya, "Ya Bani Abdi Syams, Bani Ka'ab bin
Lu'ay selamatkan dirimu dari api neraka! Wahai bani Abdi Manaf, selamatkan diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Hasyim, selamatkanlah diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Abdul Mutholib, jagalah diri kalian dari siksa neraka! Wahai Fatimah anakku, selamatkan dirimu dari api neraka!
Aku tidak bisa membela kalian kelak di hadapan Allah SWT walau kalian adalah kaum kerabatku, kecuali aku akan meneteskan air mata kekeluargaan ini semampuku untuk menjaga hubungan dengan kalian di dunia."
Ada seorang laki-laki menghadap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam seraya berkata, "Ya Rasulullah, saya ingin ikut berjihad, tapi saya tidak mampu!" Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya, "Apakah orang tuamu masih hidup?" Orang itu menjawab, "Ibu saya masih hidup." Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjelaskan, "Temuilah Allah dengan bersikap menjaga, memelihara dan menghormati orang tuamu (Birrul Walidain). Jika engkau melakukannya, samalah dengan engkau berhaji, berumroh, dan berjihad." (Hadist riwayat Abu Ya'la dan at Thabrani dengan sanad Jayyid)
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insya Allah
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 503
⛺⛱π⛺⛱π⛺π⛱
⛱ONE DAY ONE SIROH⛱
π¬MATERI 503
π Doa Rasulullah SAW untuk Bundanya π
"Kemudian aku minta izin untuk menziarahi makamnya, lalu aku diizinkan. Maka ziarahilah kuburan karena itu akan mengingatkanmu pada kematian."
Kecintaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada kaum kerabatnya sangat besar. Beliau rela dicaci dan disiksa oleh paman
-pamannya sendiri dalam upaya menyelamatkan mereka kelak dari siksa neraka.
Beliau pernah menyeru seluruh keluarganya, "Ya Bani Abdi Syams, Bani Ka'ab bin
Lu'ay selamatkan dirimu dari api neraka! Wahai bani Abdi Manaf, selamatkan diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Hasyim, selamatkanlah diri kalian dari api neraka! Wahai Bani Abdul Mutholib, jagalah diri kalian dari siksa neraka! Wahai Fatimah anakku, selamatkan dirimu dari api neraka!
Aku tidak bisa membela kalian kelak di hadapan Allah SWT walau kalian adalah kaum kerabatku, kecuali aku akan meneteskan air mata kekeluargaan ini semampuku untuk menjaga hubungan dengan kalian di dunia."
Ada seorang laki-laki menghadap Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam seraya berkata, "Ya Rasulullah, saya ingin ikut berjihad, tapi saya tidak mampu!" Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya, "Apakah orang tuamu masih hidup?" Orang itu menjawab, "Ibu saya masih hidup." Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjelaskan, "Temuilah Allah dengan bersikap menjaga, memelihara dan menghormati orang tuamu (Birrul Walidain). Jika engkau melakukannya, samalah dengan engkau berhaji, berumroh, dan berjihad." (Hadist riwayat Abu Ya'la dan at Thabrani dengan sanad Jayyid)
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... Insya Allah
πEditor: Ustadzah Ratna
π¬MATERI 503
⛺⛱π⛺⛱π⛺π⛱
Comments
Post a Comment