π΄π΄ππ΄π΄ππ΄π΄
π ONE DAY ONE SIROHπ
πMATERI 495π
πUmmu Jamilπ
Allah yang Maha Penyayang tentu sangat mengasihi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu menurunkan pertolongannya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang setia dan sangat besar cintanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala itu.
Seperti terekam dalam peristiwa berikut:
Ummu Jamil istri Abu Lahab adalah wanita yang cantik, namun ia tidak kalah dari suaminya dalam memusuhi keponakan mereka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Setiap malam ia menebarkan duri dijalan yang akan dilalui Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pada keesokan harinya. Mulutnya juga kasar sekali. Dengan mulutnya itu ia melimpahi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sindiran-sindiran menyakitkan dan menciptakan isu-isu bohong mengenai diri Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Di sulutnya api fitnah, hingga besar berkobar. Dihasutnya semua orang untuk memerangi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan pengikutnya tanpa tanggung-tanggung lagi. Karena itulah Al Quran menyebutnya sebagai wanita pembawa kayu bakar neraka. Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengancam wanita ini di dalam firmanNya "Yang di lehernya ada tali dari sabut" (QS Al-Lahab ayat 5)
Ketika mendengar ayat Al-Quran mengenai dirinya tersebut Ummu Jamil sangat marah. Dengan kalap diambilnya segenggam batu dan diapun pergi mencari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Ummu Jamil mendatangi kabah karena ia tahu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering pergi kesana. Kebetulan di tempat itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sedang duduk bersama Abu Bakar. Ketika Ummu Jamil hampir tiba di tempat keduanya, Allah Subhanahu Wa Ta'ala membutakan sebagian penglihatan Ummu Jamil sehingga hanya Abu Bakar yang ia lihat.
"Abu Bakar di mana temanmu itu?" bentak Ummu Jamil geram sekali. "Aku dengar dia menjelekkan diriku. Demi Allah, seandainya aku menemukannya akan aku sumpal mulutnya dengan batu di tanganku ini. Demi Allah aku adalah seorang penyair ulung".
Saat itu juga Ummu Jamil bersyair:
Kami membangkangnya hingga dia terhina.
Kami tidak mempedulikan perintahnya.
Kami berpaling dari agamanya.
Selanjutnya wanita ini pergi. Kemudian Abu Bakar bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Rasulullah apakah dia tidak melihat Anda?" "Dia tidak melihatku, Allah telah menahan matanya agar tidak melihatku" demikian sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Kita lanjutkan besok ya...In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
πMATERI 495π
✏π✏π✏π✏π✏
π ONE DAY ONE SIROHπ
πMATERI 495π
πUmmu Jamilπ
Allah yang Maha Penyayang tentu sangat mengasihi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu menurunkan pertolongannya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang setia dan sangat besar cintanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala itu.
Seperti terekam dalam peristiwa berikut:
Ummu Jamil istri Abu Lahab adalah wanita yang cantik, namun ia tidak kalah dari suaminya dalam memusuhi keponakan mereka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Setiap malam ia menebarkan duri dijalan yang akan dilalui Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pada keesokan harinya. Mulutnya juga kasar sekali. Dengan mulutnya itu ia melimpahi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sindiran-sindiran menyakitkan dan menciptakan isu-isu bohong mengenai diri Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam. Di sulutnya api fitnah, hingga besar berkobar. Dihasutnya semua orang untuk memerangi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan pengikutnya tanpa tanggung-tanggung lagi. Karena itulah Al Quran menyebutnya sebagai wanita pembawa kayu bakar neraka. Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengancam wanita ini di dalam firmanNya "Yang di lehernya ada tali dari sabut" (QS Al-Lahab ayat 5)
Ketika mendengar ayat Al-Quran mengenai dirinya tersebut Ummu Jamil sangat marah. Dengan kalap diambilnya segenggam batu dan diapun pergi mencari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Ummu Jamil mendatangi kabah karena ia tahu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering pergi kesana. Kebetulan di tempat itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sedang duduk bersama Abu Bakar. Ketika Ummu Jamil hampir tiba di tempat keduanya, Allah Subhanahu Wa Ta'ala membutakan sebagian penglihatan Ummu Jamil sehingga hanya Abu Bakar yang ia lihat.
"Abu Bakar di mana temanmu itu?" bentak Ummu Jamil geram sekali. "Aku dengar dia menjelekkan diriku. Demi Allah, seandainya aku menemukannya akan aku sumpal mulutnya dengan batu di tanganku ini. Demi Allah aku adalah seorang penyair ulung".
Saat itu juga Ummu Jamil bersyair:
Kami membangkangnya hingga dia terhina.
Kami tidak mempedulikan perintahnya.
Kami berpaling dari agamanya.
Selanjutnya wanita ini pergi. Kemudian Abu Bakar bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Rasulullah apakah dia tidak melihat Anda?" "Dia tidak melihatku, Allah telah menahan matanya agar tidak melihatku" demikian sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Kita lanjutkan besok ya...In syaa Allah.
✍ Editor : Ustadzah Ratna
πMATERI 495π
✏π✏π✏π✏π✏
Comments
Post a Comment