ONE DAY ONE SIROH MATERI 436

๐ŸŒด๐ŸŒด๐Ÿ•‹๐ŸŒด๐ŸŒด๐Ÿ•‹๐ŸŒด๐ŸŒด๐Ÿ•‹

๐ŸŽONE DAY ONE SIROH๐ŸŽ

๐Ÿ„MATERI 436๐Ÿ„


๐ŸŒพZuhud Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam๐ŸŒพ

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah laki-laki yang menyukai kerendahan hati Ia membenci sikap sombong pamer atau apa saja yang menjurus pada menambahkan kemewahan. Suatu ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam mengambil kain sutra dan meletakkannya di tangan kanan, sementara tangan kiri dia menggenggam emas. Kemudian beliau bersabda,
 "Sesungguhnya kedua barang ini haram dikenakan umatku yang laki-laki."

Umar Bin Khattab pernah menunjukkan Sutra yang sedang dijual dan berkata kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Rasulullah belilah ini. Kemudian, pakailah ia, buat berhari raya dan melakukan kunjungan."

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab, "Ini tidak lain adalah pakaian orang yang tidak akan mendapat jatah kebaikan."

Pada saat yang lain Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendapat seperlima bagian harta rampasan perang. Seperti yang telah diatur Allah subhanahu wa ta'ala. Maka,  Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam meletakkan jatah beliau di halaman masjid. Tempat itu segera dipenuhi benda-benda berharga. Namun tidak satupun yang dibawa pulang oleh beliau. Dibagikannya seluruh benda itu kepada semua orang sampai uang dirham terakhir. Setelah itu barulah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam pulang ke rumah dengan perasaan lega dan tidur di atas kasur berupa sehelai kulit binatang yang berisi kulit kurma.

Bunda Aisyah berkata bahwa setiap kali makan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu merasa puas dan bersikap sederhana. Setiap kali pula beliau bersabda, "Cukuplah untuk anak Adam beberapa suap yang dapat menegakkan kembali punggungnya."

Lama setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat, Anas yang pernah menjadi pelayan Rasulullah Shalallahu Wassalam berkata, "Saya sama sekali tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dibuatkan roti dari tepung halus."

"Jadi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah makan roti halus?" tanya Suhail bin Saad.

Rasulullah Shalallahu Wassalam tidak pernah melihat roti dari tepung halus sejak Allah mengutusnya sampai mewafatkannya."

Inilah sikap zuhud yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak bermaksud mengajarkan kita untuk menyia-nyiakan harta atau mengharamkan apa yang telah dihalalkan Allah, yaitu berupa perhiasan dan kesenangan.

Menurut Alquran naluri manusia itu senang pada harta. Lebih lanjut Alquran mengajarkan kepada kita bahwa harta adalah titipan dari Allah, perhiasan hidup, ujian keimanan, bekal ibadah, dan nikmat yang harus disyukuri.

Kita lanjutkan besok ya kisahnya.... In syaa Allah

๐Ÿ„MATERI 436๐Ÿ„

๐ŸŒธ๐Ÿ๐ŸŒธ๐Ÿ๐ŸŒธ๐Ÿ๐ŸŒธ๐Ÿ๐ŸŒธ

Comments