🌴🌴🐪🌴🌴🐫🌴🌴
🎡ONE DAY ONE SIRAH🎡
🎬MATERI 504
🕋 Canda Rasulullah SAW🕋
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah tertawa terbahak-bahak. Beliau hanya tersenyum. Seperti yang dikatakan oleh bunda Aisyah " Aku belum pernah melihat Rasul tertawa lebar sampai gusinya kelihatan, namun kulihat beliau cukup tersenyum saja."
Namun tidak tertawa bukan berarti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak suka bergurau. Beliau senang bermain dan bercanda dengan anak-anak sehingga membuat mereka riang dan ceria. Pada saat itu orang dewasa tidak lazim bergurau dengan anak-anak, sehingga anak-anak bertanya, "Wahai Rasulullah mengapa engkau bercanda dengan kami?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memang tidak mungkin berdusta walau dalam keadaan santai dan bercanda. Dengarlah apa yang beliau katakan kepada Anas bin Malik saat bergurau dengan sahabatnya itu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memanggil Anas, "Wahai orang yang berkuping dua."
Canda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering ditunjukkan untuk menghibur hati yang sedih walau yang sedang bersedih itu seorang anak kecil. Suatu ketika anak Ummu Sulaim yang bernama Abu Umar sedang bersedih hati karena burung pipitnya mati. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendekat dan berkata, "Hai Abu Umair, apa yang dilakukan burung pipitmu?"
Abu Umar pun menumpahkan semua kesedihan hatinya kepada beliau sampai dukanya hilang.
Suatu ketika ada seorang Badui bernama Zahir bin Hiram datang untuk berdagang. Zahir termasuk orang yang buruk rupa. Tiba-tiba Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memeluk Zahir dari belakang dan menutup kedua mata Zahir dengan telapak tangannya. Zahir berseru, "Lepaskanlah aku, siapakah ini?"
Setelah tahu yang mendekapnya adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam, Zahir balas memeluknya. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam masih terus bergurau dengan berseru, "Siapa yang mau beli budak ini?"
Zahir menjawab, "Ya Rasulullah, kalau begitu, aku tidak laku."
"Ya," jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Sebab di sisi Allah kamu sangat mahal harganya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... insyaalllah
📝Editor: Ustadzah Ratna
🎬MATERI 504
🎡🎪🎡🎪🎡🎪🎡🎪🎡
🎡ONE DAY ONE SIRAH🎡
🎬MATERI 504
🕋 Canda Rasulullah SAW🕋
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah tertawa terbahak-bahak. Beliau hanya tersenyum. Seperti yang dikatakan oleh bunda Aisyah " Aku belum pernah melihat Rasul tertawa lebar sampai gusinya kelihatan, namun kulihat beliau cukup tersenyum saja."
Namun tidak tertawa bukan berarti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak suka bergurau. Beliau senang bermain dan bercanda dengan anak-anak sehingga membuat mereka riang dan ceria. Pada saat itu orang dewasa tidak lazim bergurau dengan anak-anak, sehingga anak-anak bertanya, "Wahai Rasulullah mengapa engkau bercanda dengan kami?"
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memang tidak mungkin berdusta walau dalam keadaan santai dan bercanda. Dengarlah apa yang beliau katakan kepada Anas bin Malik saat bergurau dengan sahabatnya itu. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memanggil Anas, "Wahai orang yang berkuping dua."
Canda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sering ditunjukkan untuk menghibur hati yang sedih walau yang sedang bersedih itu seorang anak kecil. Suatu ketika anak Ummu Sulaim yang bernama Abu Umar sedang bersedih hati karena burung pipitnya mati. Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mendekat dan berkata, "Hai Abu Umair, apa yang dilakukan burung pipitmu?"
Abu Umar pun menumpahkan semua kesedihan hatinya kepada beliau sampai dukanya hilang.
Suatu ketika ada seorang Badui bernama Zahir bin Hiram datang untuk berdagang. Zahir termasuk orang yang buruk rupa. Tiba-tiba Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memeluk Zahir dari belakang dan menutup kedua mata Zahir dengan telapak tangannya. Zahir berseru, "Lepaskanlah aku, siapakah ini?"
Setelah tahu yang mendekapnya adalah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam, Zahir balas memeluknya. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam masih terus bergurau dengan berseru, "Siapa yang mau beli budak ini?"
Zahir menjawab, "Ya Rasulullah, kalau begitu, aku tidak laku."
"Ya," jawab Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, "Sebab di sisi Allah kamu sangat mahal harganya.
Kita lanjutkan besok ya kisahnya..... insyaalllah
📝Editor: Ustadzah Ratna
🎬MATERI 504
🎡🎪🎡🎪🎡🎪🎡🎪🎡
Comments
Post a Comment